Harga Telur Jatuh Anjlok, Rina Sa’adah Desak BGN Borong untuk Menu MBG

banner 468x60

JAKARTA, VANUSNEWS.COM | Jatuhnya harga telur di tingkat peternak rakyat memicu keprihatinan mendalam di parlemen. Anggota Komisi IV DPR RI Rina Sa’adah mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) segera mengintervensi pasar dengan mengoptimalkan penyerapan telur lokal sebagai menu wajib dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Langkah taktis ini dinilai sebagai solusi jitu berskema multi-benefit; menyelamatkan peternak ayam petelur dari ancaman gulung tikar sekaligus menjamin pasokan protein hewani berkualitas tinggi bagi anak-anak sekolah.

Read More
banner 300x250

“Kami sangat prihatin dengan anjloknya harga telur di tingkat peternak. Kami mendesak BGN menyusun variasi menu MBG berbasis telur untuk mendongkrak penyerapan hasil produksi peternak mandiri. Ini instrumen negara yang paling logis untuk menyelamatkan ekonomi rakyat saat ini,” ujar Rina Sa’adah di Jakarta, Selasa (9/6/2026).

Legislator asal Jawa Barat ini membeberkan, hantaman yang dihadapi peternak saat ini sudah di luar batas toleransi.

Di satu sisi harga jual telur di pasar merosot tajam, lanjut Rina, namun di sisi lain biaya operasional kandang—mulai dari harga pakan, obat-obatan, hingga bibit ayam (day-old chick)—tetap melambung tinggi.

Jika BGN tidak segera bertindak sebagai penyerap utama (offtaker), Rina mengkhawatirkan terjadinya depopulasi ternak secara masif akibat para peternak tidak lagi sanggup menutup modal produksi.

“Banyak peternak yang terancam kolaps. Solusinya ada di program MBG yang memiliki kuota kebutuhan pangan harian raksasa. Jika potensi ini dimaksimalkan, stabilitas harga di tingkat peternak akan langsung terkoreksi positif,” jelas Rina.

Dari sisi pemenuhan gizi, Rina menilai telur adalah sumber protein hewani paling ideal bagi anak-anak karena kaya akan asam amino esensial yang mendukung perkembangan otak dan pertumbuhan fisik.

Selain itu, karakteristik telur yang fleksibel membuatnya sangat mudah diolah menjadi berbagai variasi menu agar anak-anak tidak bosan.

“Telur bisa didadar, direbus, di-semur, atau dijadikan orak-arik sayuran. Ini sangat praktis untuk dapur-dapur umum MBG. Jadi, esensi program ini benar-benar tercapai: gizi anak terpenuhi secara maksimal, dan ekonomi peternak lokal bergerak subur,” pungkas Rina Sa’adah. VN-DAN

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *