Hadapi Begal Semakin Merajalela, Syamsul Rizal Minta TNI-Polri Perkuat Sinergi

banner 468x60

JAKARTA, VANUSNEWS.COM | Anggota Komisi I DPR RI Syamsu Rizal merespon pernyataan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Maruli Simanjuntak yang menyebut pelaku begal takut terhadap tentara.

Politisi yang akrab disapa Deng Ical itu menilai tidak ada yang salah apabila TNI turut membantu kepolisian dalam upaya menangani maraknya aksi begal yang meresahkan masyarakat.

Read More
banner 300x250

“Kalau begal takut terhadap tentara, itu berarti TNI memang memiliki wibawa dan ditakuti oleh para pelaku kejahatan jalanan. Tidak ada yang salah jika TNI membantu menciptakan rasa aman bagi masyarakat,” kata Deng Ical, Kamis (11/6/2026).

Namun, ingat Deng Ical, jangan dianggap takutnya warga ke TNI, karena polisi atau pemerintah lainnya tidak berdaya.

“Hal itu menjadi bagian dari apresiasi ketegasan dan profesionalisme TNI,” tegas Deng Ical.

Menurut Deng Ical, penanganan kasus begal tidak bisa dibebankan hanya kepada kepolisian.

Persoalan tersebut, lanjut Deng Ical, merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen pemerintahan dan aparat keamanan di daerah.

“Penanganan begal adalah tugas bersama. Bukan hanya polisi, tetapi juga pemerintah daerah, camat, lurah, serta TNI. termasuk warga negara lainnya. Semua pihak harus bekerja sama menangani persoalan begal di wilayah masing-masing, terutama dalam aspek pencegahan,” ujar Deng Ical.

Deng Ical menegaskan, upaya pencegahan harus menjadi prioritas melalui penguatan pengawasan lingkungan, patroli, pembinaan masyarakat, serta koordinasi antarinstansi.

Meski demikian, Deng Ical mengingatkan, aspek penegakan hukum dan proses pidana terhadap pelaku begal tetap menjadi kewenangan kepolisian.

“Soal aspek pidana kejahatan begal, itu merupakan ranah kepolisian. Polisi memiliki kewenangan dalam proses penyelidikan, penyidikan, hingga penegakan hukum terhadap para pelaku,” cetus Deng Ical.

Deng Ical juga menilai selama ini koordinasi antara TNI dan Polri dalam menangani berbagai persoalan keamanan yang meresahkan masyarakat telah berjalan dengan baik.

Karena itu, tutur Deng Ical, sinergi tersebut perlu terus ditingkatkan agar mampu memberikan rasa aman yang lebih optimal kepada masyarakat.

“Selama ini koordinasi antara Polri dan TNI berjalan baik dalam menangani berbagai kasus yang meresahkan masyarakat. Tentu kerja sama dan sinergi tersebut harus terus diperkuat demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” tandas Syamsul Rizal. VN-DAN

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *