JAKARTA, VANUSNEWS.COM | Aksi unjukrasa mahasiswa didepan Mabes Polri sempat memanas kondisi berpuasa dibulan Ramadhan menguji kesabaran petugas Polda Metro Jaya yang bersorban dalam melayani peserta pendemo.
Bahkan, dalam aksinya mahasiswa sempat mencaci dan mencoret di syal Polwan dan tidak membuat anggota tidak terpancing.
“Walaupun tadi ada oknum mahasiswa yang memaki anggota Polri, bahkan menuliskan kata-kata yang tidak elok di syal Polwan, anggota tetap bersabar dan tidak terpancing,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya KBP Bhudi Hermanto, Jumat (27/2).
Meski demikian,Bhudi menuturkan, petugas tetap humanis dalam memberikan pelayanan kepada pendemo.
“Pelaksanaan pengamanan kami lakukan dengan mengedepankan perlindungan, sisi humanis, serta tetap memperhatikan hak asasi manusia,” ujar Bhudi.
Budhi mengajak, masyarakat yang melakukan aksi demo untuk menghormati orang yang berpuasa di bulan Ramadhan.
“Kami mengajak, apalagi di bulan suci Ramadan ini, ada norma dan etika yang perlu kita jaga bersama. Aspirasi boleh disampaikan, tetapi tetap menghormati masyarakat yang sedang berpuasa,” jelas Bhudi.
Bhudi akan melakukan evaluasi setiap masukan dari pendemo untuk kedepan.
“Setiap poin yang disampaikan tentu menjadi evaluasi dan pembelajaran bagi kami di internal kepolisian,” ungkap Bhudi.
“Nanti akan kami sampaikan dan dikaji. Tentunya Bapak Kapolri juga memantau kegiatan ini,” lanjut mantan Kapolres Batu, Polres Jawa Timur ini. VN-SAP
