Ratusan Kepala Sekolah Mundur Usai Temuan BPK, DPR: Evaluasi Menyeluruh Tata Kelola BOS

banner 468x60

JAKARTA, VANUSNEWS COM | Wakil Ketua (Waka) Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani merespon mundurnya 326 kepala sekolah di Sulawesi Selatan (Sulsel) usai temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Pria yang akrab disapa Lalu Ari ini meminta dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola BOS.

Read More
banner 300x250

“Mundurnya kepala sekolah di Sulawesi Selatan merupakan persoalan serius yang harus dicermati secara seksama dan proporsional,” kata Lalu Ari di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/6/2026).

Lalu Ari mengatakan, temuan BPK terkait pengelolaan dana BOS harus ditindaklanjuti sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Ketua DPW PKB NTB itu mengatakan, proses pembinaan, pendampingan, dan penegakan akuntabilitas, harus dilakukan secara adil.

“Persoalan itu jangan sampai menganggu layanan pendidikan dan proses pembelajaran di sekolah,” tegas mantan anggota DPRD NTB itu.

Lalu Ari juga meminta pemerintah daerah, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), dan aparat pengawasan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola dana BOS.

“Pemerintah juga perlu mengidentifikasi akar permasalahan yang menyebabkan banyak kepala sekolah memilih mengundurkan diri. Ini harus menjadi perhatian bersama,” imbau Lalu Ari.

“Ke depan, penguatan kapasitas manajemen dan administrasi keuangan sekolah, perlu menjadi perhatian bersama, agar kepala sekolah dapat menjalankan tugasnya secara profesional, akuntabel, dan tetap fokus pada peningkatan mutu pendidikan,” tutup Lalu Hadrian Irfani.

Seperti diberitakan, Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan (Disdik Sulsel) mengungkap latar belakang di balik mundurnya ratusan kepala sekolah dari jabatannya secara massal.

Kebijakan tersebut muncul setelah adanya temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait pengelolaan keuangan sekolah, khususnya dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), yang dinilai bermasalah secara administratif.

Persoalan itu memicu dinamika di internal dunia pendidikan Sulsel, mengingat jumlah kepala sekolah yang terdampak mencapai ratusan orang di berbagai jenjang SMA dan SMK. VN-DAN

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *