JAKARTA, VANUSNEWS.COM | Tim Patroli Perintis Presisi (3P) dari Direktorat Samapta Polda Metro Jaya menggagalkan
transaksi narkoba jenis tramadol dan meringkus komplotan curanmor serta bandar sabu di Jaktim, Kamis (28/5) dinihari.
Menurut Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya KBP Bhudi Hermanto, pengungkapan kasus tersebut setelah
Tim Patroli Perintis Presisi (3P) dari Direktorat Samapta Polda Metro Jaya melakukan patroli ketika melintas di Jalan Sepeda Kanal Banjir Timur (KBT) mencurigai ada 4 orang berinisial MS, BP, TS dan S diduga sedang transaksi narkoba jenjs tramadol. Dari tangan pelaku poliso menyira barang bukti (BB) 47 lembar Tramadol.
“Tim Patroli Perintis Presisi bersama unsur terkait telah melakukan penindakan tegas di lapangan. Berawal dari patroli rutin, tim berhasil mengamankan para pelaku transaksi obat keras di kawasan Jalan Sepeda Kanal Banjir Timur (KBT). Setelah dikembangkan ternyata menuntun petugas pada sindikat curanmor sekaligus bandar narkotika jenis sabu,” kata Budi.
Budi menuturkan, kepada petugas tersangka berinisial TS dan S komplotan curanmor dan sudah melakukan aksinya sebanyak 5 kali.
Polisi lalu melakukan penggerebekan terhadap sebuah rumah kontrakan di Jalan Masjid Al Marom, Jakarta Timur, Disini diketahui kalau pelaku menyimoan motor hasil curian.
“Dilokasi kontrakan tersebut kami menangkap dua penadah motor curian berinisial AP dan BF. Kami menyita barang bukti lima unit sepeda motor hasil kejahatan. Kami juga meringkus dua pelaku lainnya berinisial WN (31) dan MS (27) yang diduga kuat sebagai bandar sabu, “.
“Selain motor hasil curian kami juga menyita barang bukti berupa alat timbang elektronik, alat hisap (bong), dan ratusan plastik klip kecil transparan.Pelaku mengaku pasokan sabu telah habis terjual ke wilayah Matraman,” jelas Bhudi.
Mantan Kapolres Malang Kota ini mengatakan, pelaku berikut barang bukti telah diserahkan ke Mapolres Jaktim untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
“Seluruh pelaku berikut barang bukti berupa senjata tajam jenis golok dan celurit, alat kejahatan kunci letter Y, obat keras, serta lima unit motor hasil curian saat ini telah diserahkan dan diamankan di Polres Metro Jakarta Timur untuk proses penyidikan secara mendalam,” ujar Bhudi.
Budi mengatakan, untuk memberikan rasa aman bagi warga masyarakat Polda Metro Jaya dan polres jajaran akan melakukan patroli rutin.
“Kepada seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa meningkatkan pengamanan swakarsa di lingkungan permukiman. Warga diharapkan memasang kunci ganda atau menggunakan fasilitas pengaman tambahan pada kendaraan bermotor mereka. Untuk para orang tua diimbau untuk lebih ketat mengawasi pergaulan putra-putrinya dari bahaya penyalahgunaan obat keras dan narkotika. Segera laporkan setiap aktivitas mencurigakan melalui layanan Call Center resmi Polri 110 untuk penanganan cepat dan responsif,” tutup Bhudi. VN-SAP
