TARAKAN, VANUSNEWS.COM | Kerukunan Keluarga Besar Makassar (KKBM) menggelar acara buka bersama dengan Tema “Merajut Kebersamaan untuk Meraih Berkahnya Bulan Suci Ramadhan”.
Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh lapisan Masyarakat dan tokoh dari berbagai Pilar Kabupaten/kota asal Sulawesi Selatan.
Ketua KKBM Tarakan, Darmo, S.Kep., Mkes., CPHR, didampingi sekretaris Rahman, menyampaikan bahwa tujuan utama kegiatan ini bukan sekedar seremonial makan bersama, melainkan sebagai wadah untuk merajut kembali tali silaturahmi dan memperkuat ukhuwah Islamiyah diantara para perantau asal Makassar dan warga Tarakan lainnya.
Mengingat penduduk Tarakan yang sangat majemuk, Ketua KKBM menekankan pentingnya peran organisasi sosial dalam menjaga keamanan daerah. Ia menegaskan bahwa KKBM berkomitmen membantu pemerintah dalam menciptakan situasi kota yang kondusif, aman dan terkendali.
“Prinsip KKBM itu adalah’Dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung’. Jadi dimana pun keberadaan kami, kami akan selaras mengikuti irama dan situasi wilayah daerah tersebut,” ujar Darmo.
Pihak penyelenggara mengaku bangga dan senang melihat antusiasme warga yang hadir, terutama karena momen ini menjadi ajang berkumpulnya para perantau yang mungkin sebelumya jarang terakomodir.
Kedepannya, KKBM Tarakan bersama sekretaris Rahman, berencana untuk terus meningkatkan frekuensi dan kualitas kegiatan sosial kemasyarakatan serupa.
Diakhir acara, Darmo memberikan pesan khusus kepada 10 pilar organisasi yang bernaung dibawah KKBM, ia menekankan agar seluruh anggota tetap menjaga kekompakan dan kebersamaan di ‘Bumi Paguntaka’ yang dicintai.
Walikota Tarakan dr Khairul M,kes hadir bersama wakil walikota Tarakan Ibnu Saud, menjelaskan bahwa warga Sulawesi Selatan di kota Tarakan memilik peran strategis. Berdasarkan data statistik yang dipaparkan, populasi warga asal Sulawesi Selatan (KKSS) di Tarakan mencapai angka yang cukup signifikan.
“Jika digabung dengan warga dari Toraja dan Sulawesi Barat, populasi kita hampir menyentuh angka 50% dari penduduk kota Tarakan. Ini adalah kekuatan besar yang harus kita manfaatkan untuk hal positif,” ujar Khairul.
Dengan komposisi penduduk yang besar tersebut, KKBM dan KKSS diharapkan mampu menjadi lokomotif persatuan.
Mengingat Tarakan adalah kota yang sangat multietnis, kekompakan internal warga Sulawesi Selatan dipandang sebagai kunci untuk mempermudah komunikasi dan kolaborasi dengan suku-suku lain di Kalimantan Utara.
Khairul menegaskan pentingnya jalur komunikasi dan musyawarah dalam menyelesaikan setiap persoalan yang muncul di masyarakat.
“Kita berharap setiap persoalan yang ada diantara kita bisa diselesaikan melalui jalur komunikasi dan musyawarah. Jika kita solid, maka membangun hubungan yang harmonis dengan suku-suku lain di Tarakan pun akan jauh lebih muda,” tambahnya. VN-ARM
