Mengaku Anggota Polisi Pengusaha Aniaya Pegawai SPBU di Pulogadung

banner 468x60

JAKARTA, VANUSNEWS.COM | Aparat gabungan Unit Reskrim Polsek Pulogadung dan Polres Jaktim meringkus seorang pengusaha berinisial JMH yang diduga telah menganiaya seorang pegawai SPBU di kawasan Cipinang, Jakarta Timur, Minggu (21/2) malam sekitar pukul 22.10 WIB. Aksi itu sempat viral dimedsos.

“Pelaku sudah diamankan Unit Reskrim Polsek Pulogadung dan kini masih menjalani proses pemeriksaan,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya KBP Bhudi Hermanto, Selasa (24/2).

Read More
banner 300x250

Bhudi menuturkan, peritiwa bermula ketika ketika pelaku yang mengendarai sebuah mobil Toyota Vellfire warna hitam mendatangi SPBU dan bertemu dengan korban untuk mengisi BBM bersubsidi.

“Namun, ketika korban mengecek barcode dan berbeda dengan data kendaraan yang dikemudikan oleh pelaku,” jelas Bhudi

Budhi menuturkan, korban kesal lalu menganiaya korban dan sempat mengaku sebagai anggota polisi.Bahkan, rekan- rekan korban datang dan mencoba melerai malah ikut dihajar oleh pelaku.

“Korban lalu melaporkan kejadian penganiayaan tersebut ke Polsek Pulogadung pada Senin (23/2),” ujar Bhudi

Bhudi mengatakan, videonya penganiayaan itu sempat viral di media sosial (medsos) karena pelaku sempat mengaku sebagai anggota Polri.

Menindaklanjuti video viral di media sosial Instagram akun @nestagram yang menarasikan “pemukulan oleh oknum yang mengaku aparat”, Subbidpaminal Bidpropam Polda Metro Jaya bersama anggota Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur dan Unit Reskrim Polsek Pulogadung melakukan penyelidikan dan klarifikasi.

“Pelaku berhasil diidentifikasi berinisial JMH diketahui bukan anggota Polri. Nomor polisi yang digunakan pada kendaraan juga tidak sesuai peruntukannya. Pada Selasa (24/2) sekitar pukul 16.00 WIB, tim gabungan Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur dan Unit Reskrim Polsek Pulogadung mengamankan pelaku di kawasan Rawalumbu, Bekasi Timur. Pelaku kemudian dibawa ke Polres Metro Jakarta Timur untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” ungkap Bhudi.

Bhudi Hermanto memastikan, pelaku bukanlah anggota Polri.Namun, diketahui berprofesi sebagai wiraswasta.

“Pelaku sudah diamankan dan dipastikan bukan anggota Polri. Saat ini yang bersangkutan sedang diproses oleh penyidik Polres Metro Jakarta Timur. Kami memastikan penanganan perkara dilakukan secara profesional dan transparan,” tegas Bhudi.

Mantan Kapolres Blitar, Polda Jatim ini mengimbau, masyarakat untuk menyikapi informasi yang beredar di media sosial secara bijak dan menunggu klarifikasi resmi dari pihak berwenang agar tidak terjadi kesalahpahaman.

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. Jika menemukan peristiwa serupa atau tindak kekerasan, segera laporkan melalui Call Center 110 atau kantor polisi terdekat. Setiap laporan akan ditindaklanjuti,” tutup Bhudi. VN-SAP

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *