Cegah Longsor Eiger Adventure Land dan KLH Tanam Ribuan Pohon Endemik

banner 468x60

Jakarta, VanusNews.com | Pihak Eiger Adventure Land dan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) melakukan kegiatan penanaman pohon endemik di kawasan Eiger Adventure Land, di Jalan Lembah Nendeut, Desa Sukagalih, Megamendung, Kabupaten Bogor, Minggu (7/12).

Kegiatan ini sebagai upaya bersama sebagai bentuk langkah nyata menjaga keselamatan lingkungan memulihkan bersama, menumbuhkan harapan.

Read More
banner 300x250

Selain itu juga, program ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem Daerah Aliran Sungai (DAS) dan mengurangi risiko bencana banjir dan longsor (hidrometeorologi) dalam jangka menengah dan panjang.

Dimana, kegiatan itu dihadiri Staf Ahli Bidang Sumber Daya Pangan, SDA, Energi dan Mutu Lingkungan KLH, Laksmi Widjayanti; Direktur Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut KLH, Edy Nugroho Santoso; serta CEO Eiger, Ronny Lukito.
Menurut Ronny, pihaknya bersyukur atas kegiatan tersebut yanh telah berhasil menanam sekitar 350 pohon endemik lokal seperti Rasamala, Saninten, dan Puspa.

“Kolaborasi dengan KLH terus memberikan kritikan, saran, dan arahan yang sangat baik. Kami sadar masih ada kekurangan, tapi kami berupaya menjaga kelestarian alam dengan maksimal,” kata Ronny.

Ronny menuturkan, Eiger sejauh ini telah menanam 118 ribu pohon tegakan dan hampir 8 juta pohon perdu. Hal tersebut dilakukan sebagai respons terhadap perhatian Menteri Lingkungan Hidup mengenai pentingnya pengendalian runoff air.

“Kami juga dibantu Prof. Dr. Bayuri untuk mengendalikan runoff air. Puji Tuhan, semuanya sudah kami lakukan dengan sebaik-baiknya,” jelas Ronny.

Sementara itu, pakar lingkungan Prof. Tukirin Partomihardjo mengatakan, pengembangan Eiger Adventure Land tidak hanya berorientasi wisata, tetapi juga berkontribusi pada pelestarian keanekaragaman hayati melalui pembangunan arboretum.

“Arboretum ini nantinya akan menampung pohon-pohon langka asli Indonesia. Ekowisata bukan hanya soal berwisata, tapi juga meningkatkan pengetahuan generasi muda tentang kekayaan hayati,” kata Tukirin.

Sedangkan, pakar lingkungan Yuli Suhartono justru mengapresiasi perencanaan penanaman yang merujuk pada prinsip the right tree, right place, and the right purpose. Menurut Yuli, Eiger melakukan kajian komprehensif mulai dari geologi, stabilitas lereng, hingga curah hujan.

“Saya berdiskusi dengan Prof. Tukirin untuk vegetasinya dan dengan Pak Lubis dari BRIN untuk aspek geologinya. Dari situ kami membuat zonasi untuk menentukan pohon apa dan untuk tujuan apa,” kata Yuli.

Yuli menambahkan, rehabilitasi lingkungan harus melihat kebutuhan lokal secara detail.

“Kita tidak hanya bicara menahan air, tapi juga mencegah longsor. Dan apakah itu bisa dipenuhi atau tidak, bergantung pada situasi lokal yang sudah dipetakan,” ungkap Yuli. VN-SAP

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *