Ibu Hamil yang akan Melahirkan Meninggal Setelah Ditolak 4 RS di Papua, Ketua DPD Desak Pemerintah Turun Tangan

banner 468x60

Jakarta, Vanusnews.com  – Ketua DPD RI Sultan B Najamudin mengaku dirinya sangat prihatin atas kasus kematian seorang ibu yang akan melahirkan di Jayapura, Papua setelah ditolak 4 rumah sakit.

Sultan menyebut, kasus yang terjadi di Papua tersebut telah mencoreng pelayanan kesehatan di Indonesia.

Read More
banner 300x250

“Saya atas nama pribadi menyatakan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya seorang ibu yang akan melahirkan bayinya di Jayapura, Papua,” kata Sultan kepada para wartawan, Senin (24/11/2025).

Sultan sendiri mengaku, dirinya telah meminta Senator asal Papua Filep Wamafma untuk menghubungi Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin.

“Saya sudah perintahkan Pak Filep untuk menelpon Pak Menkes, tetapi Pak Filep hanya bisa tersambung Sekjen Kemenkes,” ujar Sultan menyayangkan.

Sultan pun mempersilahkan Filep untuk memberi pernyataan dan menjawab pertanyaan para wartawan.

Filep menuturkan, atas dasar kemanusiaan, hal ini sebetulnya tidak perlu terjadi.

“Apalagi pasien ibu dan anak yang masih dikandungnya. Peristiwa ini tentu sangat mencoreng pelayanan masyarakat di tanah Papua,” kata Filep.

Filep menyayangkan, dengan otoritas dan otonomi khusus yang sangat signifikan tetapi potret-potret pelayanan kesehatan di Papua sangat minim.

“Hal ini tidak dapat dibiarkan harus dikoreksi secara total dan siapapun pihak-pihak yang mengakibatkan kematian ibu dan bayi ini wajib diinvestigasi agar tidak terulang kembali dan ada efek jera bagi siapapun yang melakukan keteledoran dalam tindak pelayanan kesehatan terutama di Papua,” tegas Filep.

Untuk sanksi sendiri, cetus Filep, harus diingat tentu harus kembali kepada mekanisme peraturan perundang-undangan, tetapi sebagai wakil dari daerah Papua kita mendorong agar evaluasi menyeluruh atas pelayanan kesehatan di seluruh Indonesia.

“Khususnya Papua karena memang potret kematian ibu dan bayi menjadi potret seluruh Indonesia,” tukas Filep.

Filep mengingatkan, kasus ini perlu menjadi perhatian khusus dari pemerintah.

“Kami mengapresiasi Presiden Prabowo karena Presiden Prabowo telah berencana membangun beberapa RS berkualitas tinggi di tanah Papua. Dan juga tentunya Kemenkes telah membentuk tim investigasi untuk mengaudit secara keseluruhan,” pungkas Filep Wamafma.

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *