JAKARTA, VANUSNEWS COM | Polres Jakpus dsn Subdit Kejahatan dan Kekerasan, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya belum bisa mengungkap motif penyiraman air keras terhadap Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andre Yunus (27). Pasalnya, korban masih dalam masa perawatan karena luka bakar.
Pada saat penyiraman terjadi pengelupasan di bagian tangan, badan, maupun wajah. Saat ini kami fokus pada penanganan medis bagi korban,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya KBP Bhudi Hermanto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jumat (13/3).
Meski demikian, Bhudi menuturkan, penyidik telah mengidentifikasi dua pelaku penyiraman air keras.
“Kalau informasi awal ada dua orang yang patut diduga, tetapi ini masih kita dalami. Kita sekarang mengedepankan pemulihan dulu kepada korban, Saudara AY,” jelas Bhudi.
Bhudi menolak menyebutkan lebih jauh hasil penyelidikan.
“Kami melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan mengumpulkan barang bukti dari lingkar luar, termasuk melakukan olah tempat kejadian perkara,” ungkap Bhudi.
“CCTV di sekitar lokasi tentu akan disisir. Itu merupakan teknik penyelidikan yang dilakukan kepolisian, namun tidak perlu kami sampaikan secara detail,” lanjut mantan Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jaksel ini.
Sebelumnya, Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), sebelumnya menyampaikan bahwa Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus telah mengalami serangan penyiraman air keras oleh orang tidak dikenal (OTK) dan menyebabkan korban menderita luka serius di sekujur tubuh.
Koordinator Kontras Dimas Bagus Arya mengatakan, peristiwa tersebut terjadi usai Andrie Yunus menghadiri acara podcast bertajuk “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia” di Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBHI) di Jalan Salemba, Jakpus, Kamis (12/3) malam sekitar pukul 23.00 WIB.
Saat korban ketika dalam perjalanan pulang tiba- tiba dihampiri dua pelaku yang langsung menyiramkan air keras yang menyebabkan korban menderita luka bakar 24 persen dibagian tangan dan badan. VN-SAP








