Narkoba Makin Merajalela, Terbukti PMJ Sering Ungkap Pabrik Narkoba

banner 468x60

JAKARTA, VANUSNEWS.COM | Untuk sekian kalinya Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengungkap pabrik narkoba. Hal ini menunjukan Indonesia sudah.memasuki darurat bahaya narkoba.

Sebuah clandestine lab pembuatan cartridge vape yang mengandung narkotika golongan II jenis etomidate di sebuah apartemen kawasan Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (17/4) malam sekitar pukul 19.00 WIB telah diungkap aparat Direktotat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya.

Read More
banner 300x250

Satu orang tersangka WN Malaysia berinisial CK (40), warga negara Malaysia berhasil diringkus.

Menurut Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya KBP Ahmad David, pengungkapan ini mengindikasikan adanya produksi skala besar dengan sasaran peredaran di kalangan remaja perkotaan.

“Kami membongkar clandestine lab home industri pembuatan cartridge vape berisi cairan etomidate, narkotika golongan II yang belakangan marak digunakan kaum remaja perkotaan. Dari barang bukti serbuk etomidate sekitar 2,5 kg, dapat diproduksi hingga sekitar 380.000 cartridge vape,” kata David, Selasa (21/4).

David menuturkan, dari pengungkapan itu, polisi menyita barang bukti (BB) berupa 30 liter cairan propilen glikol, serbuk etomidate seberat 2.539,44 gram, ratusan cartridge siap edar, serta peralatan produksi seperti mesin press, alat suntik cairan, mixer dan timbangan.

Selain itu, pelaku diduga telah mengedarkan sekitar 1.409 cartridge sebelum ditangkap.

“Pembongkaran ini tergolong besar dilihat dari barang bukti yang diamankan. Kami masih melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan yang lebih luas, kami perkirakan 380.996 jiwa yang berpotensi kami selamatkan dari penyalahgunaan narkoba ini,” pungkas mantan Direktur Reserse Narkoba Polda Kepri ini.

Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Bhudi Hermanto mengatakan, untuk memberantas narkoba tidak hanya tanggung jawab Polri.Namun, peran serta masyarakat untuk aktif melaporkan aktivitas mencurigakan terkait narkoba.

“Masyarakat diimbau untuk menjauhi narkoba dan segera melaporkan apabila mengetahui adanya peredaran atau penyalahgunaan narkotika melalui layanan 110. Peran serta masyarakat sangat penting dalam menyelamatkan generasi bangsa,” kata Hermanto.

Sebelumnya, Direktorat Reserse Narkoba mengungkap pabrik narkoba jenis tembakau gorila atau clandestein Lab Narkotika disebuah apartemen dikawasan Salemba, Senen, Jakarta Pusat, pada Jumat (18/4) malam sekitar pukul 22.30 WIB.

Dari pengingkapan itu, polisi mengamankan 1 orang sebagai tersangka berinsial R.Dari lokasi polisi menyita barang bukti (BB) tembakau sintetis seberat 235 gram, 5 kg tembakau produksi, siap edar, ganja, bibit tembakau sintetis, hingga sejumlah peralatan produksi seperti kompor listrik, bejana, botol alkohol, dan alat semprot.

Selain itu, ditemukan pula kemasan siap pakai, plastik klip, serta timbangan digital yang diduga digunakan untuk proses distribusi.

Selain itu, Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya dan Polres Jakbar mengungkap industri rumahan (clandestine laboratory) narkotika golongan I jenis Zenith berskala besar di wilayah Mijen, Semarang, Jawa Tengah.

Polisi menangkap tersangka berinsial P dan menyita barang bukti (BB)) sebanyak 120.000 butir Zenith dan bahan baku 1,83 ton prekursor yang siap dicetak menjadi jutaan butir obat terlarang.

Selanjutnya, aparat Direktorat Reserse Narkoba Polda Metri Jaya.kembali mengungkap sebuah pabrik narkoba jenis

liquid cartridge vape disebuah apartemen didepan Mall Basuki Rahmat (Basura), Cipinang, Jaktim. Dilokasi, polisi menangkap seorang tersangka wanita berinisial E (37) yang diduga sebagai pengedar narkotika jenis etomidate yang dikemas dalam liquid cartridge vape.

Dari tangan pelaku polisi menyita barang bukti (BB) 1.409 pcs liquid cartridge. VN-SAP

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *