JAKARTA, VANUSNEWS.COM | Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Pusat sudah mengetahui identitas pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus.
Namun, polisi masih mendalami dengan mengumpulkan barang bukti (BB).
“Pertama, terkait dengan apakah pelaku sudah tertangkap. Sampai dengan hari ini kami belum melakukan upaya paksa. Kami masih terus melakukan pengumpulan fakta hukum,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya KBP Iman Imanudin di Mapolda Metro Jaya, Senin (16/3).
Iman mengaku. penyidik masih menganalisa CCTV yang ada dilokasi kejadian.
“Apalagi pada beberapa titik atau sebagian besar titik CCTV yang terpasang di wilayah Jakarta memiliki resolusi yang cukup tinggi sehingga pada beberapa tempat dapat diperoleh gambar yang cukup jelas,” jelas Iman.
Iman menambahkan, terdapat 86 titik CCTV yang dianalisis penyidik. Dari puluhan kamera pengawas itu, kepolisian memperoleh rekaman berdurasi 10.32 menit untuk dilakukan analisis.
“Sehingga kami membutuhkan waktu cukup beberapa hari ini dalam analisis digital terhadap video rekaman CCTV yang ada di sepanjang jalur yang dilintasi oleh pelaku,” jelas mantan Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya.
Iman mengatakan, pelaku penyiraman ada 4 orang mengendarai dua sepeda motor. Aksi mereka terbilang terlatih.
“Kemudian apakah jaringannya sudah terlatih? Selama beberapa hari kami melakukan analisa digital, kami melihat perjalanan para pelaku ini memang memiliki ketenangan,” pungkas Iman.
Seperti diketahui sebelumnya, Andrie Yunus disiram dengan menggunakan air keras oleh orang tidak.dikenal di Jalan Salemba 1, Senen, Jakpus, Kamis (12/3) pukul 23.37 WIB.
Saat itu, korban mengikuti kegiatan penyiaran untuk membahas soal Remiliterisme dan Judicial Review Indonesia di kantor YLBHI.
Akibatnya, korban menderita luka bakar 25 persen dsn masih menjalani perawatan di RSCM. VN-SAP








