Antisipasi Bencana Alam Bayangi Pemudik, Polri Kerahkan Anjing Pelacak

banner 468x60

JAKARTA, VANUSNEWS.COM | Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subianto memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (12/3).

Sigit mengingatkan, bencana alam yang membayangi musim mudik tahun 2026 ini.

Read More
banner 300x250

“Perlu kewaspadaan khusus terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama di wilayah selatan Indonesia seperti Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara. Untuk itu, diperlukan kesiapsiagaan baik penyiapan tim tanggap bencana, sarana dan prasarana pendukung, termasuk langkah-langkah penanganan bencana baik pada tahap pra, saat dan pasca bencana,” kata Sigit dalam sambutannya.

Sigit berharap, mudik tahun ini membawa kebahagian bagi keluarga yang menunggu di kampung halaman.

“Mudik aman, keluarga bahagia.
Keberhasilan Operasi Ketupat merupakan tanggung jawab kita bersama. Untuk itu, terus tingkatkan soliditas dan sinergitas dalam setiap pelaksanaan tugas, bersama kita wujudkan Mudik Aman, Keluarga Bahagia,” jelas Sigit.

Sigit menuturkan, momentum Hari Raya Idul Fitri sangat penting untuk mendorong perekonomian nasional karena mampu mendorong perputaran uang yang signifikan dan memberikan multiplier effect di seluruh daerah.

Dari hasil survei Kementerian Perhubungan, diperkirakan jumlah masyarakat yang akan melaksanakan mudik pada tahun ini mencapai 143,9 juta orang.

Meskipun diperkirakan menurun 2,5 juta dibanding tahun lalu, seluruh petugas untuk tetap waspada dan mengantisipasi lonjakan jumlah masyarakat yang mudik.

“Terlebih lagi ada stimulus kebijakan pemerintah yang memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi masyarakat untuk melaksanakan mudik, antara lain diskon tarif tol dan tiket untuk transportasi umum, hingga kebijakan work from anywhere,” ujar Sigit.

Mantan Kapolda Banten ini mengingatkan puncak arus mudik diprediksi terjadi pada dua gelombang yakni 14-15 dan 18-19 Maret mendatang. Sementara untuk puncak arus balik diprediksi terjadi pada 24-25 Maret dan 28-29 Maret.

“Untuk itu, saya berharap seluruh personel memedomani dan mensosialisasikan pelaksanaan SKB ini, sehingga dapat dipahami dan dilaksanakan dengan baik,” ungkap Sigit.

Sigit mengatakan, masyarakat bisa menghubungi Call Center 110 bila membutuhkan kehadiran polisi.

“Optimalkan layanan Kepolisian 110 guna menghadirkan pelayanan Kepolisian yang responsif dan solutif, sehingga masyarakat dapat merasakan kehadiran rekan-rekan,” pungkas Sigit. VN-SAP

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *