Miris 7 Anak di Bawah Umur Terjaring Kasus Narkoba PMJ Sepanjang Januari – Maret 2026

banner 468x60

JAKARTA, VANUSNEWS.COM | Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya dan Satuan Reserse Narkoba Polres jajaran sepanjang bulan Januari-Maret 2026 lalu telah mengungkap sebanyak 1.833 kasus narkoba dari berbagai jenis dengan menetapkan 2.485 orang sebagai tersangka dan menyita barang bukti (BB) 712,01 kg narkoba.

Dari pengungkapan itu, petugas berhasil menyelamatkan 5,17 juta jiwa.

Read More
banner 300x250

Menurut Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya KBP Ahmad David dari sebanyak
2.485 orang sebagai tersangka diantaranya adalah 7 orang anak-anak di bawah umur.

“Ada 7 anak yang kita lakukan rehabilitasi karena sebagai pengguna,” kata David kepada wartawan disela-sela pemusnahan narkoba di Mapolda Metro Jaya, Rabu (8/4).

David menuturkan, dari barang bukti narkotika yang disita 712,01 kg tersebut setidaknya polisi telah menyelamatkan sebanyak 5,17 juta jiwa.

“Kami berkomitmen akan terus melakukan pemberantasan narkoba dengaj dibantu oleh Bea dsn Cukai (BC) dan Ormas antj narkoba seperti GRANAT,” jelas David.

David menambahkan, barang bukti yang dimusnahkan tersebut untuk mengantisipasi adanya penyelewengan oleh petugas.

“Untuk mematikan narkoba yang kita musnahkan terlebih dahulu kita cek keasliannya,” ujar David.

David menegaskan, bahaya narkoba sudah menjalar keseluruh aspek kehidupan masyarakat. Bahkan, tawuran antar warga disebabkan dari pengaruh narkoba.

“Sesuai perintah Kapolda( Irjen Asep Edi Suheri) ‘Jaga Jakarta’ Jakarta zero tawuran,” tegas David.

David mengatakan, pihaknya menindak tegas temoat hiburan malam yang terbukti mengedarkan pil ekstasi.

“Kami tentunya melakukan edukasi ditempat hiburan malam dengan memasang pamlet dan ada juga tempat hiburan malam disegel izinnya karena terbukti mengedarkan pil eketasi,” ungkap David.

Mantan Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Polda Sulsel ini menerangkan, dari kasus yang diungkap tersebut terdapat pabrik
clandestine lab.

“Kami tidak hanya menindak pengedar, tetapi juga membongkar jaringan, bandar, hingga clandestine lab. Penindakan ini akan terus dikembangkan untuk mengungkap aktor intelektual dan pendana di balik peredaran narkoba,” pungkas jebolan AKPOL 1999 ini.

Sementara itu, Kasubbidpenmas. Bidang Humas Polda Metro Jaya Kompol Andaru Rahutomo mengatakan, pentingnya pendekatan menyeluruh dalam pemberantasan narkoba.

“Kami mengimbangi langkah represif dengan upaya preventif dan rehabilitatif, agar korban penyalahgunaan narkoba dapat pulih dan kembali ke masyarakat,” kata Andaru. VN-SAP

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *