JAKARTA, VANUSNEWS.COM | Anggota Komisi I DPR RI Oleh Soleh mengapresiasi langkah Presiden RI Prabowo Subianto yang menyerahkan enam unit jet tempur Rafale serta sejumlah alat utama sistem senjata (alutsista) modern kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Selain enam jet tempur Rafale, alutsista yang diserahkan meliputi satu unit pesawat Airbus A400M Atlas MRTT, empat unit pesawat Dassault Falcon 8X, Radar GCI GM403, serta sistem persenjataan modern berupa rudal Meteor dan Smart Weapon Hammer.
Oleh Soleh menilai, penambahan alutsista tersebut merupakan langkah strategis dalam memperkuat sistem pertahanan nasional di tengah dinamika geopolitik global yang semakin kompleks dan penuh ketidakpastian.
“Penyerahan jet tempur Rafale dan berbagai alutsista modern lainnya akan semakin memperkuat pertahanan Indonesia. Penambahan alutsista ini sangat penting, terlebih dalam situasi geopolitik dunia yang tidak menentu seperti saat ini,” kata Soleh, Senin (18/4/2026).
Menurut Soleh, penguatan alat pertahanan akan memberikan dampak signifikan terhadap kesiapan Indonesia dalam menjaga kedaulatan negara, baik di wilayah udara, laut, maupun darat.
“Dengan penambahan alutsista, Indonesia akan memiliki kemampuan yang semakin kuat untuk menjaga pertahanan udara, laut, dan darat. Ancaman bisa datang kapan saja dan dari mana saja. Karena itu, Indonesia harus selalu siap menghadapi segala bentuk ancaman,” tegas Soleh.
Soleh juga menyoroti berbagai konflik internasional yang terjadi saat ini, termasuk eskalasi ketegangan di Timur Tengah, sebagai pelajaran penting bagi setiap bangsa untuk memiliki sistem pertahanan yang kuat.
“Perang yang terjadi di Timur Tengah, antara Amerika, Israel, dan Iran, menyadarkan kita semua bahwa pertahanan sebuah bangsa sangat penting dan sangat menentukan kedaulatan negara. Bangsa yang pertahanannya lemah akan sangat rawan terhadap ancaman maupun serangan dari pihak lain,” ujar Soleh.
Soleh berharap modernisasi alutsista yang terus dilakukan pemerintah dapat menjadi fondasi kuat bagi Indonesia.
“Dalam hal ini menjaga stabilitas nasional, melindungi wilayah kedaulatan, serta memperkuat posisi Indonesia di tengah percaturan global,” tutup Oleh Soleh. VN-DAN








