Di Nunukan Harga Rumput Laut Stabil, Petani Jaga Kualitas dan Keamanan

banner 468x60

NUNUKAN, VANUSNEWS.COM | Harga rumput laut jenis Kotonik di tingkat petani Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara dilaporkan mengalami tren positif dan stabil dalam beberapa waktu terakhir.

Saat ini, harga jual menyentuh angka Rp15.000 hingga Rp17.000 per-kilogram, naik signifikan dari harga sebelumnya yang sempat berada di kisaran Rp13.000.

Read More
banner 300x250

Kamaruddin, salah satu perwakilan petani setempat, menyampaikan apresiasi kepada Kabupaten Nunukan, Provinsi Kaltara, serta DPRD Provinsi dan Kabupaten yang terus berupaya mencari solusi bagi kesejahteraan petani.

“Alhamdulillah, berkat perhatian Gubernur, Bupati dan DPRD kita, harga rumput laut sekarang bisa dianggap stabil. Ada kenaikan sekitar Rp4.000 dari harga sebelumnya,” ujar Kamaruddin, Kamis (16/04/26).

Untuk mempertahankan stabilitas harga ini, Kamaruddin menekankan pentingnya menjaga kualitas hasil panen.

Ia menyebutkan tiga kriteria utama yang harus dipenuhi oleh petani agar produk mereka tetap bernilai tinggi di pasar yaitu Umur panen yang cukup, Kebersihan rumput laut dan tingkat kekeringan yang optimal.

Meskipun harga saat ini merupakan harga di tingkat petani lokal, komoditas ini nantinya akan dikirim pengepul besar di Sulawesi Selatan dan Surabaya sebelum akhirnya di ekspor ke luar negeri. Ia mengakui bahwa keterbatasan permodalan menjadi alasan utama mengapa petani lokal belum bisa melakukan ekspor secara mandiri.

Kamaruddin menambahkan bahwa ditengah membaiknya harga, para petani juga menyuarakan kekhawatiran terkait kelestarian lingkungan dan keamanan dilaut. Pencemaran perairan, baik dari limbah rumah tangga maupun limbah budidaya seperti botol plastik, dianggap sebagai ancaman serius bagi keberlangsungan kualitas air..

Selain itu, masalah kriminalitas juga menjadi sorotan. Petani mengeluhkan maraknya aksi pencurian rumput laut di laut yang sangat meresahkan.

“Harapan kami adalah menjaga kualitas air, jangan sampai tercemar limbah. Yang kedua, kami mohon agar masalah pencuri di laut ini bisa diantisipasi karena sangat merugikan pembudidaya,” pungkasnya.

Dengan harga yang kian menjanjikan, sinergi antara pemerintah dan petani diharapkan terus terjalin guna menjaga sektor rumput laut sebagai tulang punggung ekonomi masyarakat Nunukan. VN-ARM

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *